Cetak SDM Pemasyarakatan Profesional, Lapas Kelas I Tangerang Fasilitasi Praktik Lapangan Taruna Poltekimipas

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang kembali menjadi salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan yang dipercaya sebagai lokasi pelaksanaan pengambilan data dan praktik lapangan bagi Taruna Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Tingkat III Angkatan 58. Bertempat di Aula Lapas Kelas I Tangerang, sebanyak 15 taruna melaksanakan praktik asesmen dan pembuatan penelitian kemasyarakatan (litmas) terhadap Warga Binaan mapenaling sebagai implementasi mata kuliah Bimbingan Kemasyarakatan, Rabu (6/5).

KUNJUNGAN AKADEMI

Humas

5/6/20261 min read

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang kembali menjadi salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan yang dipercaya sebagai lokasi pelaksanaan pengambilan data dan praktik lapangan bagi Taruna Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Tingkat III Angkatan 58. Bertempat di Aula Lapas Kelas I Tangerang, sebanyak 15 taruna melaksanakan praktik asesmen dan pembuatan penelitian kemasyarakatan (litmas) terhadap Warga Binaan mapenaling sebagai implementasi mata kuliah Bimbingan Kemasyarakatan, Rabu (6/5).

Sejak kegiatan dimulai, suasana aula tampak dinamis dengan para taruna yang aktif melakukan observasi, wawancara, hingga pengumpulan data secara langsung di bawah pendampingan dosen pembimbing. Sebelum kegiatan dimulai, jajaran Lapas Kelas I Tangerang juga memberikan pengarahan terkait tata tertib dan ketentuan keamanan yang harus dipatuhi selama berada di lingkungan Lapas.

Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan, Yudhistira Putra, menyampaikan kegiatan tersebut menjadi sinergi positif antara dunia pendidikan kedinasan dengan UPT Pemasyarakatan. “Kami mendukung penuh kegiatan ini karena menjadi wadah pembelajaran bagi para taruna untuk memahami proses pembinaan dan asesmen Warga Binaan secara langsung, tentunya dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

Selaku dosen pendamping, Ali Muhammad menyampaikan praktik lapangan menjadi bagian penting dalam membentuk pemahaman taruna terhadap dunia kerja Pemasyarakatan yang sesungguhnya. “Melalui praktik langsung seperti ini, taruna tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga melihat bagaimana proses asesmen dan litmas dilaksanakan secara nyata di lapangan,” terangnya.

Salah satu taruna, Gangga, mendapatkan pengalaman baru selama praktik berlangsung. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan gambaran nyata mengenai pelaksanaan tugas Pemasyarakatan di lapangan. “Kami jadi bisa belajar langsung bagaimana proses asesmen dilakukan, cara berkomunikasi saat wawancara, hingga memahami kondisi pembinaan Warga Binaan secara lebih dekat,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Tangerang tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan praktik pembelajaran, tetapi juga turut berperan dalam mendukung pembentukan sumber daya manusia Pemasyarakatan yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan tugas di masa mendatang