Mengawal Marwah Pemasyarakatan, Lapas Kelas I Tangerang Satukan Komitmen Lawan Halinar
Lapas Kelas I Tangerang kembali menunjukkan keseriusannya dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang tertib, aman, dan bebas dari handphone ilegal, narkoba, serta praktik penipuan melalui pelaksanaan Apel Bersama dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan, Jumat (8/5). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, ini melibatkan seluruh jajaran petugas, mulai dari pejabat struktural, petugas pengamanan, staf, CPNS, hingga peserta magang, serta dihadiri unsur aparat penegak hukum dari kepolisian, TNI, dan BNN sebagai bentuk penguatan sinergitas lintas instansi.
Humas
5/8/20263 min read
Lapas Kelas I Tangerang kembali menunjukkan keseriusannya dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang tertib, aman, dan bebas dari handphone ilegal, narkoba, serta praktik penipuan melalui pelaksanaan Apel Bersama dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan, Jumat (8/5). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, ini melibatkan seluruh jajaran petugas, mulai dari pejabat struktural, petugas pengamanan, staf, CPNS, hingga peserta magang, serta dihadiri unsur aparat penegak hukum dari kepolisian, TNI, dan BNN sebagai bentuk penguatan sinergitas lintas instansi.
Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas Instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-UM.01.01-150 tanggal 6 Mei 2026 tentang penguatan pengawasan Pemasyarakatan bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan penipuan. Melalui instruksi tersebut seluruh jajaran Pemasyarakatan diarahkan untuk memperkuat komitmen bersama melalui ikrar, pemeriksaan blok hunian, serta tes urine bagi petugas dan Warga Binaan.
Dalam pembacaan ikrar, seluruh petugas menyatakan kesiapan untuk menjalankan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, dan penuh integritas, serta siap menerima konsekuensi hukum atas setiap bentuk pelanggaran. Komitmen itu diperkuat melalui amanat Kepala Lapas, Beni Hidayat, yang menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum introspeksi dan pengingat bagi seluruh jajaran agar tidak memberikan ruang sedikit pun terhadap berbagai bentuk penyimpangan, khususnya peredaran handphone ilegal, narkoba, maupun praktik penipuan dari dalam Lapas.
Dalam arahannya, Beni juga mengajak seluruh jajaran untuk mensyukuri amanah sebagai aparatur negara sekaligus menjaga kehormatan seragam yang dikenakan. Menurutnya, seragam bukan hanya simbol pengabdian, tetapi juga amanah yang menjadi sumber penghidupan keluarga dan harus dijaga dengan integritas, loyalitas, serta rasa tanggung jawab.
“Jangan pernah mengkhianati institusi ini. Syukuri seragam yang kita kenakan, karena dari seragam inilah keluarga kita hidup. Tidak ada ruang lagi bagi siapa pun yang mencoba menjadi perantara handphone ilegal, narkoba, maupun praktik penipuan. Cepat atau lambat, semuanya akan terungkap,” tegas Beni Hidayat.
Ia juga mengingatkan seluruh petugas agar bijak dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam menggunakan media sosial, menjaga sikap, serta menghindari pola hidup yang berpotensi mencoreng nama baik institusi. Menurutnya, di tengah era keterbukaan informasi, setiap tindakan sekecil apa pun dapat dengan cepat menjadi perhatian publik dan memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Pemasyarakatan.
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan sidak gabungan ke blok hunian bersama unsur TNI, Polri, dan BNN. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak terdapat barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Pada waktu yang sama, tes urine juga dilaksanakan terhadap petugas dan Warga Binaan sebagai bentuk deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkotika.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas I Tangerang menegaskan bahwa penguatan pengawasan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas pengamanan, melainkan komitmen seluruh jajaran. Menurutnya, pengawasan blok hunian, kontrol keamanan, serta langkah deteksi dini akan terus diperkuat secara konsisten agar tidak ada celah bagi masuknya barang terlarang maupun terjadinya praktik penyimpangan.
"Kami memastikan seluruh sistem pengamanan berjalan optimal. Tidak ada kompromi terhadap setiap bentuk pelanggaran. Pengawasan akan terus dilakukan secara konsisten, terukur, dan tegas demi menjaga marwah Pemasyarakatan," ujar Dwi Ediyanto.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh unsur TNI yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Perwakilan TNI menegaskan bahwa sinergi antar aparat penegak hukum merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, bersih, dan berintegritas.
"TNI siap mendukung penuh setiap langkah penguatan pengawasan di lingkungan Pemasyarakatan. Kolaborasi lintas instansi seperti ini menjadi bukti bahwa pemberantasan Halinar dilakukan secara serius, terpadu, dan berkelanjutan demi menjaga keamanan serta kepercayaan masyarakat," ungkap Yance.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Lapas Kelas I Tangerang menegaskan bahwa pemberantasan Halinar bukan sekadar komitmen di atas kata-kata, melainkan diwujudkan melalui langkah nyata, pengawasan berkelanjutan, dan penegakan aturan secara tegas tanpa toleransi. Dengan dukungan seluruh pihak, Lapas Kelas I Tangerang terus menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat marwah Pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berintegritas.
Kontak
Laporkan masalah atau ajukan pertanyaan segera.
Telepon
info@lapas1tangerang.com
+62813-2727-3887
© 2025. All rights reserved.
akunhumaslapasta@gmail.com
