Momentum Penguatan Integritas, Lapas Kelas I Tangerang Kukuhkan Satops Patnal, Apresiasi Kenaikan Pangkat, dan Pelepasan Purna Bakti.

Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang melaksanakan Apel Pengukuhan Petugas Satuan Tugas Operasi Kepatuhan Internal (Satops Patnal), Penyematan Tanda Kenaikan Pangkat, serta Pelepasan Pegawai Purna Bhakti Tahun 2026, Kamis (30/4). Bertempat di halaman utama Lapas Kelas I Tangerang, kegiatan menjadi satu rangkaian momentum penting dalam penguatan organisasi sekaligus bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian pegawai.

KABAR PEGAWAI

Humas

4/30/20262 min read

Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang melaksanakan Apel Pengukuhan Petugas Satuan Tugas Operasi Kepatuhan Internal (Satops Patnal), Penyematan Tanda Kenaikan Pangkat, serta Pelepasan Pegawai Purna Bhakti Tahun 2026, Kamis (30/4). Bertempat di halaman utama Lapas Kelas I Tangerang, kegiatan menjadi satu rangkaian momentum penting dalam penguatan organisasi sekaligus bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian pegawai.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen Lapas Kelas I Tangerang dalam memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta menegaskan budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dalam kesempatan tersebut, 8 (delapan) pegawai secara resmi dikukuhkan sebagai anggota Satuan Tugas Operasi Kepatuhan Internal (Satops Patnal). Pengukuhan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem pengawasan internal, memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai standar prosedur, serta memperkuat disiplin dan integritas seluruh jajaran.

Lebih dari sekadar pengukuhan, kehadiran Satops Patnal juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemasyarakatan dalam membangun sistem pengawasan yang lebih ketat, terukur, dan profesional. Hal ini dimaksudkan untuk meminimalisir potensi pelanggaran serta memperkuat budaya kerja yang bersih dan akuntabel di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, menegaskan bahwa pengukuhan Satops Patnal merupakan penguatan nyata terhadap komitmen integritas organisasi.

“Pengukuhan Satops Patnal ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan penguatan fungsi pengawasan internal. Ini adalah komitmen kita untuk memastikan seluruh petugas bekerja sesuai aturan, menjaga integritas, serta memperkuat budaya kerja yang profesional dan berdisiplin,” ujar Kalapas.

Usai pengukuhan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyematan tanda kenaikan pangkat reguler kepada 38 (tiga puluh delapan) pegawai. Momen ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi, kinerja, serta pemenuhan persyaratan administratif dan profesional yang telah dicapai oleh para pegawai.

Kalapas menegaskan bahwa kenaikan pangkat tidak hanya dimaknai sebagai penghargaan, tetapi juga sebagai amanah yang membawa tanggung jawab lebih besar dalam pelaksanaan tugas.

“Kenaikan pangkat ini adalah bentuk penghargaan atas kerja keras dan dedikasi. Namun yang lebih penting, ini adalah amanah untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat integritas, dan menjadi teladan di lingkungan kerja,” tegasnya.

Suasana kegiatan kemudian berubah haru saat dilaksanakan pelepasan 1 (satu) orang pegawai yang memasuki masa purna bakti. Momen ini menjadi bentuk penghormatan atas pengabdian panjang yang telah diberikan selama bertugas di lingkungan Pemasyarakatan.

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi yang telah ditorehkan.

“Purna bakti adalah penghormatan atas pengabdian yang tidak singkat. Kami menyampaikan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Lapas Kelas I Tangerang. Jejak pengabdian ini menjadi bagian penting dari perjalanan organisasi,” ungkap Beni.

Salah satu pegawai penerima kenaikan pangkat reguler turut menyampaikan rasa syukur serta komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja.

“Kami bersyukur atas kenaikan pangkat ini. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih profesional, menjaga integritas, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi,” ujar Zulfikar.

Sementara itu, Ratmi, pegawai yang memasuki masa purna bakti, menyampaikan rasa haru sekaligus kebanggaannya atas perjalanan panjang pengabdiannya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan selama ini. Banyak pengalaman dan pelajaran berharga yang saya dapatkan di Lapas Kelas I Tangerang. Semoga seluruh jajaran tetap solid dan Lapas semakin maju ke depan,” tutur Suratmi.

Kegiatan ini menjadi refleksi penguatan budaya kerja di lingkungan Lapas Kelas I Tangerang. Melalui pengukuhan Satops Patnal, penyematan kenaikan pangkat, serta pelepasan purna bakti, Lapas Kelas I Tangerang menegaskan komitmennya dalam membangun organisasi yang semakin solid, profesional, dan berintegritas.