Tangerang – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni, Sabtu (8/8). Bertempat di Gelanggang Olahraga (GOR) Lapas Kelas I Tangerang, kegiatan ini diikuti petugas dan warga binaan sebagai bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan.
Pembukaan ditandai dengan penekanan tombol bumper oleh pembina apel bersama jajaran pejabat struktural. Dalam amanat Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, yang diwakilkan oleh Kepala Bidang Pembinaan Narapidana, Dwi Fu’ad Jamali, disampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan, menjaga kesehatan, serta menumbuhkan disiplin dan sportivitas.
Pesan tersebut menjadi penting karena semangat yang dibangun dalam kegiatan bukan semata tentang siapa yang menjadi pemenang. Seluruh peserta diingatkan untuk tetap menjunjung sportivitas, saling menghargai, dan menjaga suasana tetap kondusif agar Pekan Olahraga dapat menjadi ruang kebersamaan yang menyenangkan bagi petugas maupun warga binaan.
Dalam konteks pembinaan, kegiatan ini juga memiliki sisi rekreatif bagi warga binaan. Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan, Yudhistira Putra, mengatakan olahraga, perlombaan, dan hiburan merupakan salah satu bentuk pemenuhan hak warga binaan selama menjalani masa pidana.
“Pekan Olahraga dan Seni menjadi salah satu ruang rekreasi bagi warga binaan. Mereka dapat berolahraga, menikmati hiburan, menyalurkan minat, sekaligus membangun kebersamaan melalui kegiatan yang positif,” ujar Yudhistira.
Suasana tersebut turut dirasakan oleh M, salah seorang warga binaan yang mengikuti kegiatan. Menurutnya, adanya perlombaan memberikan kesempatan untuk berolahraga sekaligus menikmati suasana yang berbeda bersama warga binaan lainnya.
“Senang bisa ikut kegiatan seperti ini karena selain menjadi hiburan, kami juga bisa berolahraga dan berkumpul bersama. Harapannya semua bisa mengikuti dengan sportif dan saling menghargai,” ujar M.
Untuk menghadirkan semarak kemerdekaan, berbagai pertandingan dan perlombaan telah disiapkan, mulai dari mini soccer, badminton, tenis meja, bola voli, catur, dan FC 26. Sejumlah permainan tradisional seperti balap karung, balap bakiak, tarik tambang, makan kerupuk, estafet pingpong, estafet air, dan estafet sarung turut digelar, disertai lomba hias blok hunian.
Di tengah suasana kompetisi tersebut, aspek keamanan dan ketertiban tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan kegiatan. Setiap pertandingan dan perlombaan dipantau secara berkelanjutan untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan sesuai ketentuan, tetap kondusif, serta tidak mengganggu pelaksanaan kegiatan pemasyarakatan lainnya. Dengan pengawasan tersebut, petugas dan warga binaan dapat mengikuti kegiatan dengan aman, tertib, dan nyaman.
Pada akhirnya, Pekan Olahraga dan Seni tidak hanya menghadirkan hiburan dalam rangka memeriahkan kemerdekaan, tetapi juga memberikan ruang bagi warga binaan untuk menyalurkan minat, berinteraksi, dan membangun kebersamaan melalui kegiatan positif. Nilai disiplin, sportivitas, kerja sama, dan sikap saling menghargai yang tumbuh selama kegiatan diharapkan turut mendukung proses pembinaan warga binaan.
Melalui momentum HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Lapas Kelas I Tangerang berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya semarak, tetapi juga memberi ruang rekreasi, memperkuat kebersamaan, dan mendukung terciptanya lingkungan pembinaan yang positif dan humanis.