Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang Sulap Bungkus Semen Bekas Jadi Kerajinan Bernilai Ekonomi
PEMBINAAN KEMANDIRIAN
Humas
7/29/20262 min read


Siapa sangka, bungkus semen bekas yang selama ini hanya dianggap sebagai limbah, di tangan kreatif Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang justru bertransformasi menjadi produk kerajinan yang bernilai guna dan memiliki potensi ekonomi. Melalui program pembinaan kemandirian di bengkel kerja handicraft, Warga Binaan membuktikan bahwa kreativitas dapat lahir dari kepekaan melihat peluang di sekitar, dengan mengolah material sisa menjadi karya yang bermanfaat, Rabu (29/7).
Dengan ketelatenan, keterampilan, dan semangat untuk terus belajar, bungkus semen bekas diolah menjadi aneka produk seperti miniatur kapal, becak, tempat tisu, hingga berbagai kerajinan fungsional lainnya yang menarik, kuat, dan memiliki daya jual. Dari tangan-tangan kreatif para Warga Binaan, material yang sebelumnya dianggap sampah kini memiliki kehidupan baru dan manfaat yang lebih besar.
Kepala Seksi Bimbingan Kerja Lapas Kelas I Tangerang, Dede Ukmartalaksana, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknis, tetapi juga pembentukan pola pikir kreatif dan produktif.
"Kami ingin Warga Binaan memiliki kemampuan untuk melihat peluang dari apa yang ada di sekitar mereka. Melalui kegiatan ini, mereka belajar bahwa barang yang semula dianggap limbah pun dapat diolah menjadi produk yang bernilai, bahkan memiliki potensi ekonomi. Ini menjadi bekal penting ketika mereka kembali ke tengah masyarakat nanti," ujarnya.
Lebih dari sekadar aktivitas pelatihan kerja, program ini menjadi bukti bahwa pembinaan di Lapas Kelas I Tangerang mampu mendorong Warga Binaan untuk berpikir adaptif dan inovatif. Mereka tidak hanya diajarkan cara membuat produk, tetapi juga diajak memahami proses, nilai, dan peluang yang lahir dari kreativitas.
Salah satu warga binaan berinisial J mengaku awalnya tidak pernah membayangkan limbah di sekitarnya bisa diolah menjadi sesuatu yang bernilai.
"Awalnya saya lihat bungkus semen ini cuma sampah biasa. Tapi setelah tau, ternyata bisa dibuat jadi kerajinan yang bagus dan berguna. Saya jadi banyak belajar ternyata dari hal sederhana pun bisa jadi sesuatu yang bermanfaat," ungkap J.
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan, pemanfaatan limbah bungkus semen ini juga menjadi langkah nyata dalam membantu mengurangi volume sampah di lingkungan Lapas. Melalui konsep penggunaan kembali dan pengolahan kreatif, tumbuh kesadaran bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana namun berdampak nyata.
Setiap karya yang dihasilkan bukan sekadar produk kerajinan, melainkan cerminan proses pembinaan yang memberi ruang bagi perubahan. Dari material yang semula dianggap tak bernilai, lahir karya yang membawa manfaat, harapan, dan peluang baru. Inilah makna pembinaan yang terus dibangun di Lapas Kelas I Tangerang dalam membentuk Warga Binaan menjadi pribadi yang mandiri, kreatif dan peduli terhadap lingkungan, serta siap kembali hadir sebagai bagian yang produktif di tengah masyarakat.


Kontak
Laporkan masalah atau ajukan pertanyaan segera.
Telepon
info@lapas1tangerang.com
+62813-2727-3887
© 2025. All rights reserved.
akunhumaslapasta@gmail.com
Shopee
